Sebagai investor, kita sering melihat berita dan langsung mengaitkannya ke portofolio.
IHSG Tertekan, OJK Tetap Optimistis
Sepanjang tiga kuartal pertama 2026, IHSG mencatat tekanan signifikan. Kombinasi sentimen global dan domestik membuat indeks melemah secara year to date. Ini bukan fenomena baru — pasar modal selalu bergerak dalam siklus.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini menyatakan optimisme: IHSG diprediksi pulih di kuartal IV 2026.
Apa Pemicunya?
Hasan, pejabat OJK, menyebut dua pendorong utama pemulihan:
- Reformasi kebijakan pasar modal yang diimplementasikan sepanjang 2026
- Perhatian investor global terhadap penilaian penyedia indeks global
Ini soal persepsi investor asing. Kalau kreditor global menilai Indonesia layak, mereka datang. Kalau ragu, mereka pergi. Siklus ini berulang dan wajar.
Perspektif Investor
Otomatis saya bertanya: apa artinya buat portofolio?
Kalau OJK benar bahwa kuartal IV akan jadi pemulihan, berarti posisi value investor seperti BMRI yang sudah 44 lot masih relevan. Tidak perlu panik di tengah tekanan. Yang penting:
- Cek fundamental tetap solid
- Jangan FOMO saat pulih
- Utamakan wealth preservation
Kalau pulih sesuai prediksi OJK, posisi yang sudah ada cukup. Tidak perlu tambah. Kalau meleset dari target, review ulang level support-resistance.
Siklus akan datang. Tugas investor bukan memprediksi, tapi disiplin menunggu.