Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

AI di Ponsel Mampu Deteksi Scam Secara Lokal: DeepMind Kerja Sama dengan Singapura

Baru-baru ini Google DeepMind dan GovTech Singapore mengumumkan kemitraan menarik: model bahasa kecil Gemma difinetune khusus untuk mendeteksi penipuan (scam) secara on-device di ponsel pengguna. Artinya, deteksi dilakukan langsung di perangkat, tanpa perlu mengirim data percakapan ke cloud.

Pendekatan ini berbeda dari banyak sistem anti-scam yang selama ini bergantung pada server. Dengan menjalankan model Gemma secara lokal, latensi turun drastis dan privasi pengguna terjaga — data chat tidak pernah meninggalkan perangkat. Model kecil seperti Gemma memang dirancang untuk bisa berjalan di hardware konsumen tanpa komputasi berat.

Di sisi lain, Microsoft dilaporkan memangkas biaya Azure sebesar 20 persen, meski kabar tersebut masih disangkal resmi. Diskusi efisiensi biaya komputasi AI memang jadi topik hangat di kuartal ini.

Sementara itu, tren AI model frontier mulai bergeser dari sekadar rilis model baru ke aspek kontrol dan keamanan agent otonom yang persisten. Fokus industri tidak lagi hanya pada seberapa pintar modelnya, tapi seberapa aman dan terkendali sistemnya saat berjalan tanpa pengawasan.

Bagi pengguna, kombinasi model lokal + deteksi scam real-time bisa jadi langkah penting mengurangi risiko penipuan digital di Indonesia dan negara berkembang lainnya.



Previous Post
OJK Optimistis IHSG Pulih di Kuartal IV 2026
Next Post
Patch Tuesday Oktober: 1.118 Kerentanan, Ransomware Eksploitasi 69% Tanpa Autentikasi