Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

Investor Asing Kembali ke Pasar Modal: Aliran Masuk Tembus Rp16,54 Triliun

Pasar modal Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang lebih solid. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aliran modal asing ke pasar keuangan domestik terus berlanjut pada Agustus 2026 dan tembus Rp16,54 triliun, mencakup pembelian saham maupun Surat Berharga Negara (SBN).

Di pasar saham, investor asing tercatat net buy Rp1,19 triliun sepanjang Agustus. Aksi jual asing yang sempat mendominasi mulai mereda — sinyal re-entry yang juga terlihat dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 4,64% secara month to month, ditutup di level 6.545,48. Meski demikian, secara year to date IHSG masih terkoreksi sekitar 23%, sehingga ruang pemulihan tetap terbuka lebar.

Dari sisi basis investor, jumlah investor pasar modal resmi menembus 31,14 juta Single Investor Identification (SID) hingga akhir Agustus 2026. Pertumbuhan ini menunjukkan minat ritel domestik tidak surut meski pasar sempat tertekan, dan menjadi penopang penting bagi likuiditas di tengah derasnya arus dana asing yang kembali masuk.

Proyeksi jangka menengah pun tetap optimistis. JPMorgan mempertahankan target IHSG di kisaran 7.000 pada akhir 2026, dengan keyakinan bahwa investor global tidak akan melupakan Indonesia dalam jangka panjang. Namun dalam jangka pendek, pergerakan IHSG berpotensi sideways — pasar masih mencermati sentimen global dan dinamika domestik sebelum menentukan arah.

Kombinasi aliran dana asing yang kembali deras, basis investor ritel yang terus bertambah, dan valuasi yang masih terkoreksi menjadikan pasar modal Indonesia salah satu yang layak dicermati investor hingga akhir tahun.



Previous Post
Ransomware Era Baru: Grup Aurora Racik Serangan Pakai AI Coding Assistant
Next Post
Model Fatigue: Empat Lab AI Rilis Model Besar dalam 72 Jam, Pembeli Enterprise Kewalahan