Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

xAI Luncurkan Grok 4.7: Model 2,1 Triliun Parameter yang Diperkuat Data SpaceX

xAI resmi meluncurkan Grok 4.7, model reasoning terbaru yang disebut Elon Musk sebagai “kombinasi kuat antara kecerdasan, kecepatan, dan biaya rendah”. Peluncuran Senin lalu ini berlangsung setelah setidaknya lima kali penundaan sejak akhir Juli, dan tanpa daftar tunggu — model langsung tersedia di aplikasi Grok, Cursor, Grok Build, dan API xAI.

Parameter naik 40 persen. Grok 4.7 mengusung 2,1 triliun parameter, naik dari 1,5 triliun pada Grok 4.6. xAI mengklaim model ini menghabiskan waktu lebih lama untuk memecahkan masalah sulit dan lebih sering memeriksa ulang jawabannya sendiri, serta membawa guardrail keamanan terkuat yang pernah dibuat perusahaan.

Yang unik: data pelatihan dari SpaceX. Model ini dilatih tambahan dengan data teknik perusahaan roket milik Musk — telemetri satelit Starlink, catatan manufaktur, dan log kegagalan rekayasa. Idenya: model yang berpikir lebih baik tentang perangkat keras dan sistem fisik dibandingkan model yang dilatih murni dari teks internet.

Posisinya di papan peringkat: runner-up. Di benchmark GDPval, Grok 4.7 mencetak 1695, di bawah Claude Fable 5.1 milik Anthropic (1735). Di AA-Briefcase — tes pekerjaan kantor multi-jam — skornya 1657 berbanding 1678. Musk sendiri sudah menurunkan ekspektasi sebelum peluncuran, menyebut model ini “kira-kira sejajar” dengan Claude Opus 5.0, bukan Opus 5.1.

Di GitHub Copilot, Grok 4.7 mulai digulirkan untuk pelanggan Pro, Pro+, Max, Business, dan Enterprise, dirancang untuk agentic coding dan alur kerja kompleks bertahap banyak.

Musk sudah mengisyaratkan peta jalan berikutnya: Grok 4.8 sebagai lompatan berarti, Grok 4.9 di kelas “Astra/Fable”, dan Grok 5 yang berpotensi memimpin frontier.



Previous Post
IHSG Melemah 0,88% ke 6.384: Pasar Menanti RDG BI, Support 6.200 Diuji
Next Post
Ransomware Berbasis AI Melonjak: BSSN Catat 5,5 Miliar Serangan Siber di Indonesia