Kabar tidak enak untuk admin jaringan yang pakai MikroTik. Riset anonim (dilaporkan ke CISA) menemukan celah kritis di RouterOS yang membolehkan attacker menjalankan kode sewenang-wenang sebagai root — cukup satu request HTTP jahat, tanpa password, sebelum autentikasi.
Apa yang terjadi
- Celah: integer underflow di handler body HTTP service web management. Skor CVSS 9.8/10 (kritis).
- Yang terdampak: RouterOS versi di bawah 7.24. Update wajib ke 7.24.5.
- Skala: lebih dari 367.000 host memaparkan antarmuka web RouterOS langsung ke internet (per Censys). Mereka jadi target empuk.
- Ini bug kedua dalam sebulan — sebelumnya ada rantai auth-bypass + privilege-escalation via SSH yang sudah dieksploitasi (MikroTrick), diperbaiki di 7.24.2.
Konteks lebih luas
Bulan yang sama CISA juga memasukkan CVE-2026-76504 (auth bypass, CVSS 9.8) dari Cisco Catalyst SD-WAN Manager ke daftar Known Exploited Vulnerabilities — ada laporan eksploitasi aktif. Pola sama: layanan management yang terekspos ke internet jadi jalur masuk favorit.
Yang harus dilakukan
- Update RouterOS ke 7.24.5 (perbaiki dua bug sekaligus).
- Jangan biarkan web management interface / SSH reachable langsung dari internet — taruh di balik firewall atau VPN.
- Hunting indicator: cek log terhadap POST ke
/j_security_check(untuk Cisco), review access log MikroTik.
Ancaman utama ke depan: attacker pakai otomasi AI untuk menyenjatai vulnerability baru dalam hitungan jam. Patch cepat bukan lagi opsional.