BI menahan suku bunga di 5,75% pada rapat RDG 21 Oktober 2026. Keputusan itu langsung dibaca positif oleh pasar — IHSG ditutup naik 0,94% ke 5.328,36 pada perdagangan Rabu.
Tiga saham jadi motor utama: AKRA, ICBP, dan BBTN. Ketiganya mencatat kenaikan signifikan saat reli tersebut.
Konteks yang Harus Kamu Pahami
Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan yang cukup berat. MSCI sempat mengevaluasi status frontier Indonesia, dan efek keputusannya bikin IHSG turun 11,57% dalam sehari pada 16 Oktober. Itu kejatuhan harian terburuk dalam 28 tahun, sejak Krismon 1998.
Dari titik tertekan itu, pasar mulai pulih. BI menahan bunga memberi sinyal stabilitas, dan investor kembali masuk.
Apa Artinya Buat Kamu
Jaga emosi, jangan FOMO. Reli 0,94% setelah kejatuhan 11% itu memang terasa kecil, tapi konteksnya berbeda. Kamu sedang bangun dari lantai, bukan dari puncak.
Untuk investor value: fokus ke emiten dengan fundamental kuat dan cash flow sehat. Jangan kejar saham yang naik berdasarkan sentimen saja. Pantau level 5.300 sebagai support — kalau jebol, itu sinyal untuk hati-hati.
Kamu mau strategi lengkap? Sudah ada di grup WA kami.
Sumber
- RRI.co.id — BI tahan suku bunga, IHSG berpeluang lanjutkan penguatan
- Bisnis.com — Rekomendasi saham dan pergerakan IHSG 22 Oktober 2026
- Kalderanews — IHSG cetak rekor kejatuhan terburuk 28 tahun