Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan perubahan susunan saham pada indeks LQ45, IDX30, dan IDX80 mulai hari ini, Senin 3 Agustus 2026. Hasil evaluasi berkala ini menjadi perhatian pelaku pasar karena mengubah komposisi saham blue chip dan saham likuid di bursa domestik.
Pada Indeks LQ45, dua saham baru masuk: PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Keduanya menggantikan saham produsen semen dan penyedia menara telekomunikasi yang keluar dari jajaran konstituen. Perubahan ini melibatkan emiten dari sektor energi, tambang nikel, pembiayaan, hingga perkebunan, seiring evaluasi kapitalisasi pasar dan likuiditas transaksi.
Selain LQ45, BEI juga memperbarui susunan IDX30 dan IDX80 pada periode yang sama. Sementara itu, Indeks Kompas100 turut dirombak untuk periode Agustus 2026 hingga Januari 2027. Rebalancing indeks biasanya memicu pergerakan harga saham karena manajer investasi dan dana indeks menyesuaikan portofolionya agar selaras dengan komposisi baru.
Kabar ini datang di tengah momentum positif pasar. IHSG ditutup menguat 94,97 poin atau 1,56 persen ke posisi 6.186,36, ditopang musim laporan keuangan emiten semester I 2026 yang berlangsung. Aksi IPO yang marak dalam beberapa pekan terakhir juga ikut menghidupkan aktivitas pasar modal domestik.
Bagi investor, perubahan konstituen indeks layak dicermati: saham yang baru masuk berpotensi mendapat aliran dana masuk, sementara saham yang keluar berisiko mengalami tekanan jual. Pantau terus pengumuman resmi BEI untuk daftar lengkap konstituen terbaru.