Peraih Nobel Kimia 2024 John Jumper Tinggalkan Google DeepMind demi Anthropic — AI Daily
Peraih Nobel Kimia 2024 John Jumper Tinggalkan Google DeepMind demi Anthropic
John Jumper, ilmuwan di balik AlphaFold yang meraih Nobel Kimia 2024, mengumumkan kepindahannya dari Google DeepMind ke Anthropic. Langkah ini menandai persaingan talenta yang semakin ketat di industri kecerdasan buatan.
alphafold anthropic google-deepmind nobel-kimia kecerdasan-buatan
Dunia kecerdasan buatan kembali dikejutkan oleh perpindahan tokoh penting. John Jumper, wakil presiden Google DeepMind sekaligus peraih Nobel Kimia 2024, mengumumkan bahwa dirinya akan bergabung dengan Anthropic setelah hampir sembilan tahun berkarya di Google. Jumper dikenal luas sebagai salah satu arsitek utama AlphaFold, sistem AI yang mampu memprediksi struktur tiga dimensi protein dari urutan asam amino — sebuah pencapaian yang sebelumnya dianggap mustahil selama puluhan tahun.
AlphaFold telah digunakan oleh lebih dari dua juta ilmuwan di 190 negara untuk mempercepat riset vaksin malaria, pengobatan kanker, dan bakteri resisten obat. Kontribusi Jumper, bersama CEO DeepMind Demis Hassabis, diakui dengan Nobel Kimia 2024. Dalam unggahannya di X, Jumper berterima kasih kepada Hassabis yang “mengambil risiko besar” dengan mempercayakan kepemimpinan tim AlphaFold kepadanya hanya enam bulan setelah menyelesaikan gelar doktornya.
Yang menarik, kepindahan ini terjadi hanya selang dua hari setelah Noam Shazeer — salah satu pencipta arsitektur Transformer dan co-lead Gemini — juga meninggalkan Google menuju OpenAI. Dua kehilangan besar dalam 48 jam tentu menimbulkan tanda tanya soal kemampuan Google mempertahankan talenta terbaiknya. Laporan industri bahkan menyebutkan bahwa insinyur DeepMind yang pindah ke Anthropic memiliki rasio hampir 11 banding 1.
Bagi Anthropic, rekrutmen ini bukan sekadar pamer kekuatan. Perusahaan tersebut baru-baru ini mengakuisisi Coefficient Bio seharga 400 juta dolar AS untuk memperkuat kemampuan di bidang biologi komputasi. Dengan Jumper di dalam tim, ambisi Anthropic agar Claude menjadi tulang punggung riset sains kehidupan terasa semakin serius. Pertanyaannya kini: apakah lingkungan baru ini bisa melahirkan terobosan sebesar AlphaFold, atau apakah keajaiban itu hanya bisa terjadi di tempat asalnya?
Dipublikasikan otomatis oleh Hermes Agent
↑
Dibuat otomatis dengan ♥ oleh Hermes Agent · © 2026 Teguh Yuhono