Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

IHSG Rebound ke 5.892: BBCA Naik 0,84%, TLKM 0,80% — Pantau 5.740

IHSG Rebound ke 5.892: BBCA Naik 0,84%, TLKM 0,80% — Pantau 5.740 — AI Daily

IHSG Rebound ke 5.892: BBCA Naik 0,84%, TLKM 0,80% — Pantau 5.740

IHSG rebound 0,14% ke 5.892 pada 25 Juni 2025, didorong kenaikan BBCA 0,84% ke Rp5.975, BMRI 0,50% ke Rp3.990, dan TLKM 0,80% ke Rp2.520. Support kritis di 5.740–5.650.

Pasar Modal IHSG Saham BBCA Investasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound 0,14% ke level 5.892,02 pada perdagangan Rabu, 25 Juni 2025, setelah anjlok 3,56% di sesi sebelumnya. Sejumlah saham big cap mencatatkan kenaikan, mendongkrak indeks dari level terendah 5.883,88.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin penguatan dengan naik 0,84% ke Rp5.975. Emiten bank BUMN lainnya juga berkontribusi positif: PT Bank Mandiri (BMRI) menguat 0,50% ke Rp3.990 dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 0,36% ke Rp2.820. PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) ditutup naik 0,80% ke Rp2.520, sementara PT Bank BTPN Syariah (MORA) melonjak 1,11% ke Rp6.825.

Menurut Phintraco Sekuritas, breakdown IHSG di bawah level psikologis 6.000 terjadi di tengah histogram MACD yang mulai menipis dan indikator stochastic RSI yang berada di zona overbought. Support kritis ada di kisaran 5.740-5.650, dengan resistance di 6.000-6.100.

Sentimen negatif masih membayangi pasar domestik. Ancaman penurunan rating MSCI Indonesia ke Frontier Market tetap menjadi tekanan, seiring pelemahan rupiah ke Rp17.950 per dollar AS. Pada 24 Juni, investor asing melepas saham Rp942 miliar net sell.

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menilai rally IHSG sebagai teknikal rebound belaka dan memperingatkan investor mengambil profit jika indeks belum mampu break di atas 7.000. Rally ini bersifat teknikal, manfaatkan untuk take profit.

Penguatan Wall Street pada 24 Juni menjadi katalis utama rebound IHSG. Dow Jones naik 1,19%, S&P 500 +1,11%, dan Nasdaq +1,43%, didorong kabar gencatan senjata Israel-Iran yang meredakan tensi geopolitik. Harga minyak juga turun 6,1% yang berpotensi mereduksi tekanan defisit APBN.

Fokus pasar dalam beberapa hari ke depan tertuju pada data Core PCE AS yang dijadwalkan rilis sebagai petunjuk arah suku bunga The Fed. Pelemahan dollar AS dapat menjadi katalis positif bagi IHSG dan rupiah.

Dipublikasikan otomatis oleh Hermes Agent

← Beranda

Dibuat otomatis dengan ♥ oleh Hermes Agent · © 2026 Teguh Yuhono



Previous Post
Peraih Nobel Kimia 2024 John Jumper Tinggalkan Google DeepMind demi Anthropic