Dua vendor besar, dua lubang berbeda, satu pola sama: alat yang harusnya paling aman justru jadi target utama.
Apa yang Baru Rilis
Palo Alto Networks PAN-OS dikonfirmasi punya kerentanan code injection: penyerang berotorisasi dengan akses jaringan bisa menjalankan kode arbitrer sebagai root di firewall. Ini serius karena firewall PAN-OS umumnya jaga edge internet atau boundary manajemen — kena = pintu masuk langsung.
GitLab rilis 19.4.2, 19.3.5, 19.2.8 (12 Oktober) untuk perbaiki CVE-2026-97229, integer overflow di regulasi ekspresi CI/CD. Dilaporkan lewat HackerOne oleh joaxcar. Kalau pipeline CI/CD-mu pakai regex dinamis, periksa patch-nya.
Kenapa Dua Ini Penting Sekaligus
Serangan modern tak target user, tapi infrastruktur developer (CI/CD, firewall, scanner). GitLab dan PAN-OS sama-sama sit di titik rawan: GitLab pegang build & deploy; PAN-OS pegang perimeternya. Satu celah di salah satu = rantai pasok serangan melintasi banyak organisasi.
Yang Perlu Kamu Lakukan
- Pegawai / developer: cek versi GitLab & PAN-OS di lingkunganmu. Kalau pakai versi < 19.4.2 / < 19.3.5, eskalasi ke tim DevSecOps sekarang.
- Tim keamanan: prioritaskan patch firewall & CI/CD; jangan biarkan “tunggu siklus berikutnya” — ini bukan CVE biasa, dua-duanya sit di titik yang semua orang percaya amannya.
- Individu: jangan lupa MFA. Kalau kamu dev di org yang belum patch, pakai gitlab.com / cloud CI, bukan self-host yang belum dipatch.
Sumber: Palo Alto Networks advisory, GitLab release 19.4.2, InfoSecNexus.