Tahun 2026 menjadi tahun yang sibuk bagi lanskap ancaman siber. Dua serangan menonjol mencuri perhatian: eksploitasi chatbot AI Meta untuk membajak ribuan akun Instagram, dan zero-day baru pada perangkat jaringan SD-WAN Cisco yang dieksploitasi di alam liar.
Pembajakan Akun via Chatbot AI Meta
Menurut laporan Bleeping Computer, para penyerang memanfaatkan chatbot dukungan AI Meta untuk membajak sekitar 20.225 akun Instagram. Alih-alih phishing atau credential stuffing, mereka menipu chatbot agar mereset kata sandi dan mengubah alamat email korban. Begitu email berhasil diganti, penyerang memicu reset kata sandi dan menguasai penuh akun. Meta telah mengonfirmasi pelanggaran ini dalam pemberitahuan resmi ke negara bagian Maine. Insiden ini membuktikan bahwa fitur AI yang diklaim mempermudah layanan pelanggan justru bisa menjadi pintu masuk serangan.
Zero-Day Cisco Catalyst SD-WAN
SecurityWeek melaporkan bahwa Cisco merilis tambalan darurat untuk kerentanan zero-day pada Catalyst SD-WAN yang dieksploitasi penyerang tingkat lanjut untuk melewati autentikasi dan meraih hak administratif. Ini adalah cacat kritis keenam pada produk SD-WAN Cisco di 2026. Cisco dan Ivanti maupun Fortinet kerap menjadi sasaran karena posisinya sebagai infrastruktur jaringan dan manajemen tepi (edge), tempat intrusi terkonsentrasi selama bertahun-tahun.
Pelajaran
Dua kasus ini menegaskan bahwa keamanan tak lagi cukup mengandalkan kata sandi atau perangkat lunak yang “tertambal”. Otomatisasi berbasis AI menciptakan permukaan serangan baru, sementara perangkat jaringan tetap menjadi target utama. Organisasi disarankan menerapkan autentikasi berlapis (MFA), segera memasang tambalan, dan memantau aktivitas aneh pada akun serta perangkat edge.