Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

CL0P Ransomware Klaim Bobol Harley-Davidson, 270GB Data Internal Bocor

Kelompok ransomware CL0P (Cl0p) mengklaim berhasil membobol Harley-Davidson, produsen motor ikonik asal Amerika Serikat. Pada 10 September 2026, nama Harley-Davidson muncul di situs kebocoran publik (leak site) milik geng ransomware tersebut, disertai klaim telah mencuri data internal perusahaan.

Menurut laporan Cybernews dan Breachsense, CL0P mempublikasikan dump data sekitar 270GB yang diduga berisi dokumen internal terkait sistem Windchill PLM (Product Lifecycle Management). Windchill digunakan untuk mengelola data desain dan rekayasa produk, sehingga kebocoran berpotensi mengekspos spesifikasi teknis, skema komponen, dan data rekayasa motor Harley-Davidson.

Klaim ini juga tercatat di Ransomware.live, situs pemantau aktivitas ransomware di dark web, yang mendokumentasikan Harley-Davidson sebagai korban CL0P sejak 10 September 2026. Hingga artikel ini ditulis, Harley-Davidson belum mengeluarkan pernyataan resmi — statusnya masih “alleged breach” atau dugaan kebocoran. Beberapa firma hukum di Amerika telah mulai menyelidiki klaim tersebut dan mengimbau konsumen untuk memverifikasi data pribadi mereka secara langsung ke perusahaan.

Kasus ini menegaskan kembali pola khas CL0P: menyerang via kerentanan zero-day pada perangkat transfer file (MOVEit dan sejenisnya), lalu memeras korban sekaligus membocorkan data di leak site sebagai tekanan ganda. Sektor manufaktur kembali menjadi sasaran empuk karena ketergantungannya pada sistem warisan (legacy) yang jarang di-patch.

Bagi organisasi, pelajaran utamanya: audit sistem pengelolaan data rekayasa, terapkan patch keamanan segera, dan siapkan rencana respons insiden sebelum geng ransomware menghubungi.



Previous Post
Google, Anthropic, dan OpenAI Rilis Model AI Khusus Keamanan Siber
Next Post
OpenAI Hentikan Pendaftaran ChatGPT Pro $200: Permintaan Model Astra Membludak