Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

Google Rilis Gemini 3.7 Flash, Fokus pada Kemampuan Coding

Google kembali mempercepat siklus rilis model AI-nya. Hanya tiga minggu setelah meluncurkan Gemini 3.6 Flash, perusahaan mengumumkan Gemini 3.7 Flash — langkah yang mengejutkan karena banyak pengamat justru menantikan kehadiran Gemini 3.5 Pro yang sempat disebut-sebut.

Pembaruan utama model ini ada pada kemampuan coding. Bangkok Post melaporkan bahwa Gemini 3.7 Flash hadir dengan “enhanced coding power”, menjadikannya salah satu model Google yang paling kompetitif untuk tugas pemrograman. Di blog resmi Google, model ini juga diklaim menjadi penggerak peningkatan Gemini Spark, asisten AI yang tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Ultra di lebih dari 160 negara.

Yang menarik, Google memamerkan kombinasi Gemini 3.7 Flash dengan Antigravity, platform orkestrasi multi-agent miliknya. Lewat kolaborasi itu, Google mengklaim mampu menyelesaikan soal matematika dan masalah engineering kompleks yang sebelumnya sulit ditangani model tunggal.

Dari sisi harga, kumparan mencatat Google menerapkan tarif promosi untuk Gemini 3.7 Flash, dengan harga standar yang dijadwalkan naik menjadi 1,50 dolar AS per juta token mulai 1 Januari 2027. Langkah ini memberi daya tarik bagi developer yang ingin mencoba model baru dengan biaya lebih rendah di masa awal peluncuran.

Rilis yang kian cepat ini menandakan persaingan model AI semakin ketat — dan developer menjadi pihak yang paling diuntungkan.



Previous Post
Serangan Siber ke Boston Scientific dan Tiga Ancaman yang Mengintai
Next Post
Rebalancing MSCI hingga Wacana Harga Saham Rp 1: Dinamika Pasar Modal Awal September