Skip to content
Teguh Yuhono
Go back

OJK-BEI Roadshow ke New York: Pasar Modal Indonesia Cari Investor Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar roadshow ke New York pada pertengahan Juli 2026. Langkah ini diambil untuk mempromosikan pasar modal Indonesia di hadapan investor global, sekaligus meredam dampak capital outflow yang mencapai Rp45 triliun hingga Maret 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, memaparkan prospek ekonomi Indonesia dalam Investment Forum 2026 di BEI sebelum keberangkatan. S&P Global Ratings baru saja mempertahankan peringkat utang Indonesia di BBB dengan outlook stabil—sinyal kuat bagi investor asing.

BEI sendiri menargetkan 50 emiten baru dan 2 juta investor baru sepanjang 2026. Hingga pertengahan tahun, IHSG masih bergelut di kisaran 6.300-6.400, jauh dari level psikologis 7.000. Namun, analis memproyeksikan IHSG berpeluang kembali ke atas 7.000 menjelang akhir tahun seiring pelonggaran kebijakan The Fed.

MSCI Rebalancing Mei 2026 menjadi pelajaran berharga, di mana aksi jual asing semakin deras. Meski demikian, fundamental ekonomi domestik yang solid dan inflasi yang terjaga menjadi modal utama bagi pemulihan pasar modal Indonesia di semester II-2026.

Roadshow ke New York ini diharapkan mampu membalikkan sentimen negatif dan mengembalikan kepercayaan investor global terhadap pasar modal Tanah Air.



Previous Post
Deretan Insiden Siber Juli 2026: Canvas 275 Juta Data hingga Ancaman AI di Indonesia
Next Post
Pasar Modal Indonesia di Tengah Tekanan Global: IHSG Stabil di Level 6.000